HahahaSenin, 05 November 2012
Kamis, 25 Oktober 2012
Resensi Novel Eliana, Tere Liye
Posted on 05.45 by Perempuan Absurd
| 1 comment
Judul
Buku : Eliana
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika Penerbit
Tahun
Terbit : Agustus 2011
Jumlah
Halaman : iv+ 519 Halaman
Ukuran
Kertas : 20,5 x 13,5 cm
Desain
Cover : Mano Wolfie
Layout : Nr Alfian
Editor : Andriyati
Percetakan : PT Gramedia, Jakarta
Novel ini berkisah seorang
Eliana, anak sulung mamak. Ini merupakan bagian dari 4 rangkai novel dari “Serial
Anak-anak Mamak” yang menceritakan tentang anak-anaknya yaitu Eliana, Pukat,
Burlian, dan Amelia. Dalam novel settingnya digambarkan di lembah bukit
Provinsi Sumatra Selatan, sebuah desa yang dikelilingi oleh hutan dan sungai.
Di novel ini menggambarkan
rasa ingin tahu, proses belajar, menyatu dengan kepolosan, kenakalan, hingga
isengnya dunia anak-anak, petualangan hebat, ketika persahabatan, pengorbanan,
dan pemahaman tentang kehidupan tumbuh dari wajah-wajah ceria terus melekat sehingga mereka dewasa.
Kisahnya tentang keluarga
sederhana, Pak Syahdan dan Mak Nur yang membesarkan anak-anaknya
dengan disiplin yang tinggi, tegas, akhlak dan memberikan teladan dari
perbuatannya.
Empat anak-anak mamak ini
memiliki karakter yang berbeda-beda. Eliana yang pemberani, Pukat yang cerdas,
Burlian yang cerdik tetapi temperamental, dan Amelia yang lugu dan serba ingin
tahu. Empat karakter yang berbeda-beda ini membuat menarik dan terkadang
mengocok perut pembaca.
Eliana yang selalu dijuluki
sebagai anak pemberani sejak lahir. Eliana memang benar-benar tumbuh sebagai
anak yang pemberani. Keberaniannya sudah muncul sejak awal-awal kisah, dimana
dia berani membentak ‘para petinggi’ di sebuah forum resmi, “JANGAN HINA
BAPAKKU!!”. Sifat inilah yang selanjutnya menggiring dia dan anggota Buntal
yang lain dalam misi menghalangi para pengeruk pasir. Dengan gaya pengintai
mereka menyusun rencana-rencana dari mulai mengempesi ban, hingga tindakan
Marhotap melempar kantong-kantong bensin ke truk pengeruk pasir.
Di sekolah ia berani “berduel”
oleh teman laki-lakinya yang bernama Anton. Berduel dalam artian Eliana berani
bersaing dengan Anton secara jujur, diantaranya bermain bola Voli, gobak sodor,
lomba lari 10 putaran mengelilingi lapangan, sampai ia mengumandangkan adzan di
mushola yang berujung pada pertemuan seluruh warga kampung di mushola.
Selain itu, keberaniannya juga
terlihat pada saat ia merasa tidak suka pada saat ada penambang pasir di
desanya yang sangat mengganggu keseimbangan alam di desanya, mulai dari warga
yang kesulitan mencari kucur di sungai, kesulitan mencari batu hias di dasar
lubuk larangan, sampai warga yang harus kerepotan untuk mengunjungi kebun
jagung miliknya. Kemudian dia bersama empat temannya mendirikan genk “Empat
Buntal” untuk melakukan perlawanan terhadap penambang tersebut. Ditengah-tengah
perlawanan yang mereka lakukan, ia harus kehilangan salah satu anggota genk.
Selain menceritakan tentang
keberanian Eliana, kisah ini juga menceritakan tentang Eliana yang membenci
statusnya menjadi anak Sulung. Ia membenci mamak yang mengharuskan Eliana
menjaga dan bertanggung jawab terhadap adik-adiknya. Sampai akhirnya ia kabur
dari rumah.
Membaca kondisi sekolah yang
bobrok tak jarang membuat kita teringat dengan cerita Laskar Pelangi, walaupun
konteks ceritanya sangat lah berbeda. Hingga kemudian, cerita pun tidak hanya
mengkritisi masalah lingkungan dan sistem pemerintahan yang bejat, tapi juga
bentuk pendidikan di daerah yang kerap tidak memadai dan disisihkan.
Carut-marut kehidupan kampungnya inilah yang kemudian menghantarkan Eliana pada
sebuah cita-cita sebagai pembela kebenaran.
Dengan segala masalah
pendidikan, lingkungan, dan pemerintahan yang dihaturkan dalam buku Eliana ini,
tidak lantas membuat plot cerita menjadi berat. Penulis berhasil menyampaikan
kritikannya tanpa melupakan fokus dan tokoh utama dari cerita yaitu tentang
anak-anak bernama Eliana. Konflik keluarga pun menjadi salah satu dilema dalam
diri Eliana, ketika dia mulai mempertanyakan kasih sayang Mamak dan statusnya
sebagai anak sulung. Ramuan cerita pun tidak hanya berkesan seru, menegangkan,
dan sinis, tetapi juga ceria, lucu, sekaligus mengharukan.
Sayangnya Editor Novel ini
kurang jeli karena terdapat penulisan kata yang salah dan pada bagian pertemuan
bapak dan emak versi muda, terasa banget 'copy- paste'nya, bahkan ada satu
paragraf yang kelupaan belum diedit subyeknya, Wak Yati menggunakan istilah
'copy paste' pada percakapannya, seharusnya di era itu istilah ini belum populer,
semodern apapun Wak Yati dan Hima si gadis dusun yang belum lulus SD sudah
mengenal kosakata 'konkrit'. Terlepas dari semua itu Novel ini memberika
semangat yang tinggi untuk generasi muda.
Kisah ini diceritakan dengan
bahasa yang sangat mudah dipahami dan penuh dengan pesan moral. Sekali membaca
rasanya takkan mau untuk berhenti membaca. Dengan membaca kisah ini, kita akan
belajar bagaimana untuk bersikap bijaksana dalam menghadapi suatu masalah,
selain itu kita juga akan mengerti bagaimana besarnya kasih sayang seorang ibu
kepada kita. Bagi yang mau belajar tentang kebijaksanaan buku ini sangat
direkomendasikan baik untuk remaja maupun orang dewasa.
Kamis, 20 September 2012
Untuk Putriku Tercinta
Posted on 04.34 by Perempuan Absurd
| No comments
Putriku tercinta! Aku
seorang yang telah berusia hampir lima puluh tahun. Hilang sudah masa remaja,
impian dan khayalan. Aku telah mengunjungi banyak negeri, dan berjumpa dengan
banyak orang.
Aku juga telah merasakan pahit getirnya dunia. Oleh karena itu dengarlah nasehat-nasehatku yang benar lagi jelas, berdasarkan pengalaman-pengalamanku, dimana engkau belum pernah mendengarnya dari orang lain.
Kami telah menulis dan mengajak kepada perbaikan moral, menghapus kejahatan dan mengekang hawa nafsu, sampai pena tumpul, dan mulut letih, dan kami tidak mengahasilkan apa-apa. Kemungkaran tidak dapat kami berantas, bahkan semakin bertambah, kerusakan telah mewabah, para wanita keluar dengan pakaian merangsang, terbuka bagian lengan, betis dan lehernya.
Kami belum menemukan cara untuk memperbaiki, kami belum tahu jalannya. Sesungguhnya jalan kebaikan itu ada di depanmu, putriku! Kuncinya berada di tanganmu.
Benar bahwa lelakilah yang memulai langkah pertama dalam lorong dosa, tetapi bila engkau tidak setuju, laki-laki itu tidak akan berani, dan andaikata bukan lantaran lemah gemulaimu, laki-laki tidak akan bertambah parah. Engkaulah yang membuka pintu, kau katakan kepada si pencuri itu : silakan masuk … ketika ia telah mencuri, engkau berteriak : maling …! Tolong … tolong… saya kemalingan.
Demi Allah … dalam khayalan seorang pemuda tak melihat gadis kecuali gadis itu telah ia telanjangi pakaiannya.
Demi Allah … begitulah, jangan engkau percaya apa yang dikatakan laki-laki, bahwa ia tidak akan melihat gadis kecuali akhlak dan budi bahasanya. Ia akan berbicara kepadamu sebagai seorang sahabat.
Demi Allah … ia telah bohong! Senyuman yang diberikan pemuda kepadamu, kehalusan budi bahasa dan perhatian, semua itu tidak lain hanyalah merupakan perangkap rayuan ! setelah itu apa yang terjadi? Apa, wahai puteriku? Coba kau pikirkan!
Kalian berdua sesaat berada dalam kenikmatan, kemudian engkau ditinggalkan, dan engkau selamanya tetap akan merasakan penderitaan akibat kenikmatan itu. Pemuda tersebut akan mencari mangsa lain untuk diterkam kehormatannya, dan engkaulah yang menanggung beban kehamilan dalam perutmu. Jiwamu menangis, keningmu tercoreng, selama hidupmu engkau akan tetap berkubang dalam kehinaan dan keaiban, masyarakat tidak akan mengampunimu selamanya.
Bila engkau bertemu dengan pemuda, kau palingkan muka, dan menghindarinya. Apabila pengganggumu berbuat lancang lewat perkataan atau tangan yang usil, kau lepaskan sepatu dari kakimu lalu kau lemparkan ke kepalanya, bila semua ini engkau lakukan, maka semua orang di jalan akan membelamu. Setelah itu anak-anak nakal itu takkan mengganggu gadis-gadis lagi. Apabila anak laki-laki itu menginginkan kebaikan maka ia akan mendatangi orang tuamu untuk melamar.
Cita-cita wanita tertinggi adalah perkawinan. Wanita, bagaimanapun juga status sosial, kekayaan, popularitas, dan prestasinya, sesuatu yang sangat didamba-dambakannya adalah menjadi isteri yang baik serta ibu rumah tangga yang terhormat.
Tak ada seorangpun yang mau menikahi pelacur, sekalipun ia lelaki hidung belang, apabila akan menikah tidak akan memilih wanita jalang (nakal), akan tetapi ia akan memilih wanita yang baik karena ia tidak rela bila ibu rumah tangga dan ibu putera-puterinya adalah seorang wanita amoral.
Sesungguhnya krisis perkawinan terjadi disebabkan kalian kaum wanita! Krisis perkawinan terjadi disebabkan perbuatan wanita-wanita asusila, sehingga para pemuda tidak membutuhkan isteri, akibatnya banyak para gadis berusia cukup untuk nikah tidak mendapatkan suami. Mengapa wanita-wanita yang baik belum juga sadar? Mengapa kalian tidak berusaha memberantas malapetaka ini? Kalianlah yang lebih patut dan lebih mampu daripada kaum laki-laki untuk melakukan usaha itu karena kalian telah mengerti bahasa wanita dan cara menyadarkan mereka, dan oleh karena yang menjadi korban kerusakan ini adalah kalian, para wanita mulia dan beragama.
Maka hendaklah kalian mengajak mereka agar bertakwa kepada Allah, bila mereka tidak mau bertaqwa, peringatkanlah mereka akan akibat yang buruk dari perzinaan seperti terjangkitnya suatu penyakit. Bila mereka masih membangkang maka beritahukan akan kenyataan yang ada, katakan kepada mereka : kalian adalah gadis-gadis remaja putri yang cantik, oleh karena itu banyak pemuda mendatangi kalian dan berebut di sekitar kalian, akan tetapi apakah keremajaan dan kecantikan itu akan kekal? Semua makhluk di dunia ini tidak ada yang kekal. Bagaimana kelanjutannya, bila kalian sudah menjadi nenek dengan punggung bungkuk dan wajah keriput? Saat itu, siapakah yang akan memperhatikan? Siapa yang akan simpati?
Tahukah kalian, siapakah yang memperhatikan, menghormati dan mencintai seorang nenek? Mereka adalah anak dan para cucunya, saat itulah nenek tersebut menjadi seorang ratu ditengah rakyatnya. Duduk di atas singgasana dengan memakai mahkota, tetapi bagaimana dengan nenek yang lain, yang masih belum bersuami itu? Apakah kelezatan itu sebanding dengan penderitaan di atas? Apakah akibat itu akan kita tukar dengan kelezatan sementara?
Dan berilah nasehat-nasehat yang serupa, saya yakin kalian tidak perlu petunjuk orang lain serta tidak kehabisan cara untuk menasehati saudari-saudari yang sesat dan patut di dikasihani. Bila kalian tidak dapat mengatasi mereka, berusahalah untuk menjaga wanita-wanita baik, gadis-gadis yang sedang tumbuh, agar mereka tidak menempuh jalan yang salah.
Saya tidak minta kalian untuk mengubah secara drastis mengembalikan wanita kini menjadi kepribadian muslimah yang benar, akan tetapi kembalilah ke jalan yang benar setapak demi setapak sebagaimana kalian menerima kerusakan sedikit demi sedikit.
Perbaikan tersebut tidak dapat diatasi hanya dalam waktu sehari atau dalam waktu singkat, malainkan dengan kembali ke jalan yang benar dari jalan yang semula kita lewati menuju kejelekan walaupun jalan itu sekarang telah jauh, tidak menjadi soal, orang yang tidak mau menempuh jalan panjang yang hanya satu-satunya ini, tidak akan pernah sampai. Kita mulai dengan memberantas pergaulan bebas, (kalaupun) seorang wanita membuka wajahnya tidak berarti ia boleh bergaul dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Istri tanpa tutup wajah bukan berarti ia boleh menyambut kawan suami dirumahnya, atau menyalaminya bila bertemu di kereta, bertemu di jalan, atau seorang gadis menjabat tangan kawan pria di sekolah, berbincang-bincang, berjalan seiring, belajar bersama untuk ujian, dia lupa bahwa Allah menjadikannya sebagai wanita dan kawannya sebagai pria, satu dengan lain dapat saling terangsang. Baik wanita, pria, atau seluruh penduduk dunia tidak akan mampu mengubah ciptaan Allah, menyamakan dua jenis atau menghapus rangsangan seks dari dalam jiwa mereka.
Mereka yang menggembar-gemborkan emansipasi dan pergaulan bebas atas kemajuan adalah pembohong dilihat dari dua sebab :
Pertama : karena itu semua mereka lakukan untuk kepuasan pada diri mereka, memberikan kenikmatan-kenikmatan melihat angota badan yang terbuka dan kenikmatan-kenikmatan lain yang mereka bayangkan. Akan tetapi mereka tidak berani berterus terang, oleh karena itu mereka bertopeng dengan kalimat yang mengagumkan yang sama sekali tidak ada artinya, kemajuan, modernisasi, kehidupan kampus, dan ungkapan-ungkapan yang lain yang kosong tanpa makna bagaikan gendang.
Kedua : mereka bohong oleh karena mereka bermakmum pada Eropa, menjadikan eropa bagaikan kiblat, dan mereka tidak dapat memahami kebenaran kecuali apa-apa yang datang dari sana, dari Paris, London, Berlin dan New york. Sekalipun berupa dansa, porno, pergaulan bebas di sekolah, buka aurat di lapangan dan telanjang di pantai (atau di kolam renang). Kebatilan menurut mereka adalah segala sesuatu yang datangnya dari timur, sekolah-sekolah Islam dan masjid-masjid, walapun berupa kehormatan, kemuliaan,, kesucian dan petunjuk. Kata mereka, pergaulan bebas itu dapat mengurangi nafsu birahi, mendidik watak dan dapat menekan libido seksual, untuk menjawab ini saya limpahkan pada mereka yang telah mencoba pergaulan bebas di sekolah-sekolah, seperti Rusia yang tidak beragama, tidak pernah mendengar para ulama dan pendeta. Bukankah mereka telah meninggalkan percobaan ini setelah melihat bahwa hal ini amat merusak?
Saya tidak berbicara dengan para pemuda, saya tidak ingin mereka mendengar, saya tahu, mungkin mereka menyanggah dan mencemoohkan saya karena saya telah menghalangi mereka untuk memperoleh kenikmatan dan kelezatan, akan tetapi saya berbicara kepada kalian, putri-putriku, wahai putriku yang beriman dan beragama! Putriku yang terhormat dan terpelihara ketahuilah bahwa yang menjadi korban semua ini bukan orang lain kecuali engkau.
Oleh karena itu jangan berikan diri kalian sebagai korban iblis, jangan dengarkan ucapan mereka yang merayumu dengan pergaulan yang alasannya, hak asasi, modernisme, emansipasi dan kehidupan kampus. Sungguh kebanyakan orang yang terkutuk ini tidak beristri dan tidak memiliki anak, mereka sama sekali tidak peduli dengan kalian selain untuk pemuas kelezatan sementara. Sedangkan saya adalah seorang ayah dari empat gadis. Bila saya membela kalian, berarti saya membela putri-putriku sendiri. Saya ingin kalian bahagia seperti yang saya inginkan untuk putri-putriku.
Sesungguhnya tidak ada yang mereka inginkan salain memperkosa kehormatan wanita, kemuliaan yang tercela tidak akan bisa kembali, begitu juga martabat yang hilang tidak akan dapat diketemukan kembali.
Bila anak putri jatuh, tak seorangpun di antara mereka mau menyingsingkan lengan untuk membangunkannya dari lembah kehinaan, yang engkau dapati mereka hanya memperebutkan kecantikan si gadis, apabila telah berubah dan hilang, mereka pun lalu pergi menelantarkan, persisnya seperti anjing meninggalkan bangkai yang tidak tersisa daging sedikitpun.
Inilah nasehatku padamu, putriku. Inilah kebenaran. Selain ini jangan percaya. Sadarlah bahwa di tanganmulah, bukan di tangan kami kaum laki-laki, kunci pintu perbaikan. Bila mau perbaikilah diri kalian, dengan demikian umat pun kan menjadi baik.
(wallahul musta’an).
Disarikan dari buku : “Wahai Putriku” Ali Thanthawi
المكتب التعاوني لدعوة الجاليات بعنيزه
Aku juga telah merasakan pahit getirnya dunia. Oleh karena itu dengarlah nasehat-nasehatku yang benar lagi jelas, berdasarkan pengalaman-pengalamanku, dimana engkau belum pernah mendengarnya dari orang lain.
Kami telah menulis dan mengajak kepada perbaikan moral, menghapus kejahatan dan mengekang hawa nafsu, sampai pena tumpul, dan mulut letih, dan kami tidak mengahasilkan apa-apa. Kemungkaran tidak dapat kami berantas, bahkan semakin bertambah, kerusakan telah mewabah, para wanita keluar dengan pakaian merangsang, terbuka bagian lengan, betis dan lehernya.
Kami belum menemukan cara untuk memperbaiki, kami belum tahu jalannya. Sesungguhnya jalan kebaikan itu ada di depanmu, putriku! Kuncinya berada di tanganmu.
Benar bahwa lelakilah yang memulai langkah pertama dalam lorong dosa, tetapi bila engkau tidak setuju, laki-laki itu tidak akan berani, dan andaikata bukan lantaran lemah gemulaimu, laki-laki tidak akan bertambah parah. Engkaulah yang membuka pintu, kau katakan kepada si pencuri itu : silakan masuk … ketika ia telah mencuri, engkau berteriak : maling …! Tolong … tolong… saya kemalingan.
Demi Allah … dalam khayalan seorang pemuda tak melihat gadis kecuali gadis itu telah ia telanjangi pakaiannya.
Demi Allah … begitulah, jangan engkau percaya apa yang dikatakan laki-laki, bahwa ia tidak akan melihat gadis kecuali akhlak dan budi bahasanya. Ia akan berbicara kepadamu sebagai seorang sahabat.
Demi Allah … ia telah bohong! Senyuman yang diberikan pemuda kepadamu, kehalusan budi bahasa dan perhatian, semua itu tidak lain hanyalah merupakan perangkap rayuan ! setelah itu apa yang terjadi? Apa, wahai puteriku? Coba kau pikirkan!
Kalian berdua sesaat berada dalam kenikmatan, kemudian engkau ditinggalkan, dan engkau selamanya tetap akan merasakan penderitaan akibat kenikmatan itu. Pemuda tersebut akan mencari mangsa lain untuk diterkam kehormatannya, dan engkaulah yang menanggung beban kehamilan dalam perutmu. Jiwamu menangis, keningmu tercoreng, selama hidupmu engkau akan tetap berkubang dalam kehinaan dan keaiban, masyarakat tidak akan mengampunimu selamanya.
Bila engkau bertemu dengan pemuda, kau palingkan muka, dan menghindarinya. Apabila pengganggumu berbuat lancang lewat perkataan atau tangan yang usil, kau lepaskan sepatu dari kakimu lalu kau lemparkan ke kepalanya, bila semua ini engkau lakukan, maka semua orang di jalan akan membelamu. Setelah itu anak-anak nakal itu takkan mengganggu gadis-gadis lagi. Apabila anak laki-laki itu menginginkan kebaikan maka ia akan mendatangi orang tuamu untuk melamar.
Cita-cita wanita tertinggi adalah perkawinan. Wanita, bagaimanapun juga status sosial, kekayaan, popularitas, dan prestasinya, sesuatu yang sangat didamba-dambakannya adalah menjadi isteri yang baik serta ibu rumah tangga yang terhormat.
Tak ada seorangpun yang mau menikahi pelacur, sekalipun ia lelaki hidung belang, apabila akan menikah tidak akan memilih wanita jalang (nakal), akan tetapi ia akan memilih wanita yang baik karena ia tidak rela bila ibu rumah tangga dan ibu putera-puterinya adalah seorang wanita amoral.
Sesungguhnya krisis perkawinan terjadi disebabkan kalian kaum wanita! Krisis perkawinan terjadi disebabkan perbuatan wanita-wanita asusila, sehingga para pemuda tidak membutuhkan isteri, akibatnya banyak para gadis berusia cukup untuk nikah tidak mendapatkan suami. Mengapa wanita-wanita yang baik belum juga sadar? Mengapa kalian tidak berusaha memberantas malapetaka ini? Kalianlah yang lebih patut dan lebih mampu daripada kaum laki-laki untuk melakukan usaha itu karena kalian telah mengerti bahasa wanita dan cara menyadarkan mereka, dan oleh karena yang menjadi korban kerusakan ini adalah kalian, para wanita mulia dan beragama.
Maka hendaklah kalian mengajak mereka agar bertakwa kepada Allah, bila mereka tidak mau bertaqwa, peringatkanlah mereka akan akibat yang buruk dari perzinaan seperti terjangkitnya suatu penyakit. Bila mereka masih membangkang maka beritahukan akan kenyataan yang ada, katakan kepada mereka : kalian adalah gadis-gadis remaja putri yang cantik, oleh karena itu banyak pemuda mendatangi kalian dan berebut di sekitar kalian, akan tetapi apakah keremajaan dan kecantikan itu akan kekal? Semua makhluk di dunia ini tidak ada yang kekal. Bagaimana kelanjutannya, bila kalian sudah menjadi nenek dengan punggung bungkuk dan wajah keriput? Saat itu, siapakah yang akan memperhatikan? Siapa yang akan simpati?
Tahukah kalian, siapakah yang memperhatikan, menghormati dan mencintai seorang nenek? Mereka adalah anak dan para cucunya, saat itulah nenek tersebut menjadi seorang ratu ditengah rakyatnya. Duduk di atas singgasana dengan memakai mahkota, tetapi bagaimana dengan nenek yang lain, yang masih belum bersuami itu? Apakah kelezatan itu sebanding dengan penderitaan di atas? Apakah akibat itu akan kita tukar dengan kelezatan sementara?
Dan berilah nasehat-nasehat yang serupa, saya yakin kalian tidak perlu petunjuk orang lain serta tidak kehabisan cara untuk menasehati saudari-saudari yang sesat dan patut di dikasihani. Bila kalian tidak dapat mengatasi mereka, berusahalah untuk menjaga wanita-wanita baik, gadis-gadis yang sedang tumbuh, agar mereka tidak menempuh jalan yang salah.
Saya tidak minta kalian untuk mengubah secara drastis mengembalikan wanita kini menjadi kepribadian muslimah yang benar, akan tetapi kembalilah ke jalan yang benar setapak demi setapak sebagaimana kalian menerima kerusakan sedikit demi sedikit.
Perbaikan tersebut tidak dapat diatasi hanya dalam waktu sehari atau dalam waktu singkat, malainkan dengan kembali ke jalan yang benar dari jalan yang semula kita lewati menuju kejelekan walaupun jalan itu sekarang telah jauh, tidak menjadi soal, orang yang tidak mau menempuh jalan panjang yang hanya satu-satunya ini, tidak akan pernah sampai. Kita mulai dengan memberantas pergaulan bebas, (kalaupun) seorang wanita membuka wajahnya tidak berarti ia boleh bergaul dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Istri tanpa tutup wajah bukan berarti ia boleh menyambut kawan suami dirumahnya, atau menyalaminya bila bertemu di kereta, bertemu di jalan, atau seorang gadis menjabat tangan kawan pria di sekolah, berbincang-bincang, berjalan seiring, belajar bersama untuk ujian, dia lupa bahwa Allah menjadikannya sebagai wanita dan kawannya sebagai pria, satu dengan lain dapat saling terangsang. Baik wanita, pria, atau seluruh penduduk dunia tidak akan mampu mengubah ciptaan Allah, menyamakan dua jenis atau menghapus rangsangan seks dari dalam jiwa mereka.
Mereka yang menggembar-gemborkan emansipasi dan pergaulan bebas atas kemajuan adalah pembohong dilihat dari dua sebab :
Pertama : karena itu semua mereka lakukan untuk kepuasan pada diri mereka, memberikan kenikmatan-kenikmatan melihat angota badan yang terbuka dan kenikmatan-kenikmatan lain yang mereka bayangkan. Akan tetapi mereka tidak berani berterus terang, oleh karena itu mereka bertopeng dengan kalimat yang mengagumkan yang sama sekali tidak ada artinya, kemajuan, modernisasi, kehidupan kampus, dan ungkapan-ungkapan yang lain yang kosong tanpa makna bagaikan gendang.
Kedua : mereka bohong oleh karena mereka bermakmum pada Eropa, menjadikan eropa bagaikan kiblat, dan mereka tidak dapat memahami kebenaran kecuali apa-apa yang datang dari sana, dari Paris, London, Berlin dan New york. Sekalipun berupa dansa, porno, pergaulan bebas di sekolah, buka aurat di lapangan dan telanjang di pantai (atau di kolam renang). Kebatilan menurut mereka adalah segala sesuatu yang datangnya dari timur, sekolah-sekolah Islam dan masjid-masjid, walapun berupa kehormatan, kemuliaan,, kesucian dan petunjuk. Kata mereka, pergaulan bebas itu dapat mengurangi nafsu birahi, mendidik watak dan dapat menekan libido seksual, untuk menjawab ini saya limpahkan pada mereka yang telah mencoba pergaulan bebas di sekolah-sekolah, seperti Rusia yang tidak beragama, tidak pernah mendengar para ulama dan pendeta. Bukankah mereka telah meninggalkan percobaan ini setelah melihat bahwa hal ini amat merusak?
Saya tidak berbicara dengan para pemuda, saya tidak ingin mereka mendengar, saya tahu, mungkin mereka menyanggah dan mencemoohkan saya karena saya telah menghalangi mereka untuk memperoleh kenikmatan dan kelezatan, akan tetapi saya berbicara kepada kalian, putri-putriku, wahai putriku yang beriman dan beragama! Putriku yang terhormat dan terpelihara ketahuilah bahwa yang menjadi korban semua ini bukan orang lain kecuali engkau.
Oleh karena itu jangan berikan diri kalian sebagai korban iblis, jangan dengarkan ucapan mereka yang merayumu dengan pergaulan yang alasannya, hak asasi, modernisme, emansipasi dan kehidupan kampus. Sungguh kebanyakan orang yang terkutuk ini tidak beristri dan tidak memiliki anak, mereka sama sekali tidak peduli dengan kalian selain untuk pemuas kelezatan sementara. Sedangkan saya adalah seorang ayah dari empat gadis. Bila saya membela kalian, berarti saya membela putri-putriku sendiri. Saya ingin kalian bahagia seperti yang saya inginkan untuk putri-putriku.
Sesungguhnya tidak ada yang mereka inginkan salain memperkosa kehormatan wanita, kemuliaan yang tercela tidak akan bisa kembali, begitu juga martabat yang hilang tidak akan dapat diketemukan kembali.
Bila anak putri jatuh, tak seorangpun di antara mereka mau menyingsingkan lengan untuk membangunkannya dari lembah kehinaan, yang engkau dapati mereka hanya memperebutkan kecantikan si gadis, apabila telah berubah dan hilang, mereka pun lalu pergi menelantarkan, persisnya seperti anjing meninggalkan bangkai yang tidak tersisa daging sedikitpun.
Inilah nasehatku padamu, putriku. Inilah kebenaran. Selain ini jangan percaya. Sadarlah bahwa di tanganmulah, bukan di tangan kami kaum laki-laki, kunci pintu perbaikan. Bila mau perbaikilah diri kalian, dengan demikian umat pun kan menjadi baik.
(wallahul musta’an).
Disarikan dari buku : “Wahai Putriku” Ali Thanthawi
المكتب التعاوني لدعوة الجاليات بعنيزه
Bila Al Qur'an bisa bicara !
Posted on 04.33 by Perempuan Absurd
| No comments
Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya,
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Dengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya,
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Jumat, 17 Agustus 2012
Aku dan 15 Agustus 2012
Posted on 01.58 by Perempuan Absurd
| 4 comments
Hari ini ..
Tanggal 15 Agustus 2012, Dzuhur..
Aku sedang berada dirumah tepatnya sedang membuka disebuah situs dan menyapa teman-teman mayaku. Kerjaanku simple, hanya meng-scroll time-line milikku. Aku meng-klik 'mention', terdapat sebuah mention dari sahabat karibku..
Sebagai teman yang baik itu saling mengingatkan, bukan? Akhirnya aku sms Opi, Astri, dan teman les lainnya.
Aku memutuskan untuk les, karena kalau aku hanya belajar disekolah susah banget masuknya (gurunya kece badai oke banget-_-). Jadi, lebih baik aku ikut les.
Mandi dan segera mengambil 2 kue dari lemari. Aku mengambil kunci motor dan memakai helm. Sekilat aku bergumam sendiri, "Helm yang aku pake ga fullface... Ah, biarin.. yang penting pake helm." Lalu, aku berpamitan pada ayah dan mama (Kendengarannya aneh ya? "mama dan ayah"), Sebelum naik motor, ada pikiran selintas lagi, "Ayah ngizinin aku naik motor ga yah? Tumben. Eh, tapi kan aku udah sering naik motor. Jadi gapapa kali ya?"
Aku akhirnya pergi. Aneh, ketika dijalan, sumpah! ga kayak biasanya! aku ragu mengendarakan motor, tapi disisi lain.. aku mencoba agar ga ragu.
***
Depan rumah Balqis..
Aku SMS dia..
Mungkin, salahku.. sudah berjanji nganter kuenya jam 4 eh, malah mendadak jam stgh2. Ya, pastilah.. dia gatau. Siapa tahu aja Balqis pergi atau apa.. Mmutuskan untuk SMS dia lagi,
Aku pergi dari tempat itu. 15 meter meninggalkan tempat itu, aku tiba-tiba mencari HP-ku dimana? Aku lupa menaruh HP-ku dimana.. Tangan kiriku mengaduk saku celana, jaket. Mataku juga ikut mencari, tapi Otakku berpikir "Mei, kamu lagi nyetir.. malah ngudek-ngudek nyari HP.. FOKUS KE JALAN!" Saat aku mau fokus ke depan, tiba-tiba sekitar 2 meter dari motorku terdapat angkot kuning.
BRAK!!!!!!!!
***
Diambang kematian dan kehidupan. Aku sadar tapi tak sadar. Mataku tertutup tapi terbuka.
Terdengar obrolan dan kejadian diluar sana.
Sampai di UGD (sepertinya) aku mendengar percakapan lagi.
Sadar tidak sadar, aku melihat sedikit, Aku lihat, kerudungku yang tadinya berwarna putih, kini menjadi merah. Lalu, tanganku bergerak mengambil HP (anehnya tiba2 ketemu-_-). Meng-klik contact dan search "Enyak :)", aku klik tombol hijau, dan memberikannya entah kepada siapa.
Sejak tabrakan tadi, aku pingsan. Aku baru pertama kali pingsan. Rasanya seperti kamu tidur dirumah dan bermimpi tentang kejadian tadi, seperti... mengigau. Aku lihat, kerudungku yang tadinya berwarna putih, kini menjadi merah. Mama..
***
Terbangun. Aku sudah di infus dan bidadari terindah datang dan menggenggam tangan kiriku, di dampingi oleh malaikatnya. Saat aku terbangun total, aku baru dijahit. Kalian tahu? aku dijahit 29 jahitan di mulut (lidah) dan 5 jahitan di leher. Lidahku robek, waktu terjatuh aku menggigit lidahku dan aku terbentur stang.
***
16 Agustus 2012..
Hari pertamaku menjalani dengan lidah seperti ini.. Sekaligus, hari ini adalah hari ulang-tahun idolaku GREYSON CHANCE.
Pagi jam delapanan. Aku stand-by di twitter dan mengucapkan selamat ulang-tahun yang ke 15 kepada idolaku. Banjir mention! semua turut berduka dan berdoa untukku agar aku cepat sembuh. (Ya Alloh, jadikanlah mereka teman-temanku disurga nanti, pertemukanlah kami. Aku menyayangi mereka.)
***
Aku menangis dalam doa, seringsekali aku mempermainkan DIA akhir-akhir ini. Ya, aku sering mengundur-undur baca Quran.. seperti ini.. "Baca Qurannya nanti saja ya? pas Magrib. Entar kalau magrib Meikha bacanya 2 kali lipat deh.." Nyatanya? aku tidak melakukan! aku lupa! Aku munafik! Munafik! :'( Lupa ga baca Al-Quran dalam 2 hari, aku cuma baca 3 kali lipat :'(, harusnya kan 6 kali lipat. Aku membaca 3 kali lipat karena alasan banyak hal yang harus aku kerjakan :'(. Ya Alloh yang Maha Penerima Taubat dan Pemaaf.. Maafkan hambaMU yang munafik ini.. Maafkan hamba.. Hamba selalu membuat janji tapi tak pernah ditaati.. maafkan hamba.. Maaf, hamba tidak mandiri! hamba tak tahu diri! harus diperingatkan dulu baru bisa sadar. Maaf :'( Semoga dengan kejadian ini hamba tidak mengulanginya lagi. Aamiin..
Aku menangis melihat kedua orang-tuaku. Betapa menyulitkannya aku jadi anak, membuat Ayah dan Ibu harus membayar semua ini. Mereka mengganti kerugian mobil angkot yang aku tabrak, (Tukang angkotnya baik banget, dia yg nyelamatin aku. Kami berdamai, tapi polisi jug2 riweuh, Angkot sama motor aku di sita.) membayar perawatan yang aku butuhkan, obat, dan scan kepala.. Mama ayah.. maaf.. teteh selalu ngerepotin kalian.. Maafin teteh yang ngabisin uang mama sama ayah hanya untuk ulah teteh.. Maaf. Maaf.. teteh akhir-akhir ini nge-down dan males belajar.. Maaf kalau teteh ga berguna buat keluarga ini. Maaf.. teteh takut berjanji.. Tapi teteh InsyaAllah bakal mencoba buat belajar dan menjadi sukses, biar teteh bisa ngegantiin kerugian mama sama ayah dalam kejadian ini dan lainnya. Ya Alloh, hambaMU yang rendah derajatnya ini, meminta pertolonganMU.. Irhamna Ya Alloh.. Mama ayah, teteh sayang ayah :') Terimakasih banyak karena telah merawat teteh sampai sekarang :')
Kondisiku sekarang susah sekali untuk berbicara. Jika aku tiba-tiba bisu bagaimana, temanku? apa kalian akan menjauhi ku? apa kalian akan bertahan dan membelaku? Apa kalian akan bertahan dengan orang yang perkataannya sulit di mengerti sepertiku? Aku yakin kalian akan bertahan.. karena kalian orang terhebat dan berhati yang pernah aku milikki, aku lebih menyayangi kalian. Kita sudah seperti keluarga bukan? aku mohon berkatalah "iya" karena aku tak ingin jauh dari kalian. Aku ingin dengar kalau kalian tak akan menjauh dari kehidupanku.. meskipun dengan kondisiku yang sekarang cacat.
Terimakasih ya Alloh ya Tuhanku.. Aku bersyukur, meski dengan kondisiku seperti ini.. Engkau mengizinkanku melihat wajah-wajah yang aku cintai. Ya Alloh, terimakasih engkau telah memperingati aku yang keras kepala ini.. Ya Alloh, semoga kejadian ini bisa membuat aku lebih sabar, lebih baik, dan dosa-dosaku terhapus karena aku bisa bersabar. Ya Alloh, semoga kejadian ini bisa membuat imanku stabil, tidak nak turun lagi. Ya Alloh, semoga kejadian ini, bisa menjadikan aku lebih dekat denganmu.. dan semoga kejadian ini bisa membuat aku sadar dan mencairkan hatiku yang keras. Aamiin Ya Alloh yang Maha Pengabul Doa.
Sembuhkan aku ya Alloh yang Maha Berkehendak, agar aku bisa solat normal kembali. Aamiin.
Tanggal 15 Agustus 2012, Dzuhur..
Aku sedang berada dirumah tepatnya sedang membuka disebuah situs dan menyapa teman-teman mayaku. Kerjaanku simple, hanya meng-scroll time-line milikku. Aku meng-klik 'mention', terdapat sebuah mention dari sahabat karibku..
Aku les, tapi aku bakalan telat.. Soalnya aku mau nganterin kue dulu..Iya, Aku punya kerjaan sampingan bulan ini, menjual ku lebaran. Kuenya enak looohh!! Semakin kue enak, semakin mahal harganya. Jadi jangan salahkan aku kalau buatan teman mamaku mahal, woong enak.. (Promosinya cukup sampai disini)
Aku memutuskan untuk les, karena kalau aku hanya belajar disekolah susah banget masuknya (gurunya kece badai oke banget-_-). Jadi, lebih baik aku ikut les.
Mandi dan segera mengambil 2 kue dari lemari. Aku mengambil kunci motor dan memakai helm. Sekilat aku bergumam sendiri, "Helm yang aku pake ga fullface... Ah, biarin.. yang penting pake helm." Lalu, aku berpamitan pada ayah dan mama (Kendengarannya aneh ya? "mama dan ayah"), Sebelum naik motor, ada pikiran selintas lagi, "Ayah ngizinin aku naik motor ga yah? Tumben. Eh, tapi kan aku udah sering naik motor. Jadi gapapa kali ya?"
Aku akhirnya pergi. Aneh, ketika dijalan, sumpah! ga kayak biasanya! aku ragu mengendarakan motor, tapi disisi lain.. aku mencoba agar ga ragu.
***
Depan rumah Balqis..
Aku SMS dia..
Qis, aku udah di depan. Aku nganter kuenya sekarang aja ya.. Soalnya jam4 mah, aku les, jadi sekarang aja. Sekarang, kamu ke deoan gang yang deket toko cat.Ga ada balesan. Aku SMS dia sampai beberapa kali, belum juga ada balesan. Aku angkat dia sampai beberapa kali juga ga ada balesan.
Mungkin, salahku.. sudah berjanji nganter kuenya jam 4 eh, malah mendadak jam stgh2. Ya, pastilah.. dia gatau. Siapa tahu aja Balqis pergi atau apa.. Mmutuskan untuk SMS dia lagi,
Qis, Ga jadi. Kamu ngambil kuenya di depan GO aja ya? jam 4an. Kalau kamu udah di depan SMS aja, biar aku turun ke bawah.Ya, aku memutuskan untuk balik ke tempat les.. Karena waktu sudah menunjukan pukul 14:06, sementara KBM les dimulai pukul 13:45.
Aku pergi dari tempat itu. 15 meter meninggalkan tempat itu, aku tiba-tiba mencari HP-ku dimana? Aku lupa menaruh HP-ku dimana.. Tangan kiriku mengaduk saku celana, jaket. Mataku juga ikut mencari, tapi Otakku berpikir "Mei, kamu lagi nyetir.. malah ngudek-ngudek nyari HP.. FOKUS KE JALAN!" Saat aku mau fokus ke depan, tiba-tiba sekitar 2 meter dari motorku terdapat angkot kuning.
BRAK!!!!!!!!
***
Diambang kematian dan kehidupan. Aku sadar tapi tak sadar. Mataku tertutup tapi terbuka.
Terdengar obrolan dan kejadian diluar sana.
Bapak-bapak : Ya Alloh, Innalillahi.. kunaon si neng teh?
Ibu-ibu : Aduh, mang.. bawa ke UGD.Samar-samar aku melihat 2-3 orang mengendongku.
Sampai di UGD (sepertinya) aku mendengar percakapan lagi.
Bapak-bapak1 : Ya Alloh.. Gusti..
Bapak-bapak2 : Telepon Ibuna atuh.. sabaraha telponna?
Sadar tidak sadar, aku melihat sedikit, Aku lihat, kerudungku yang tadinya berwarna putih, kini menjadi merah. Lalu, tanganku bergerak mengambil HP (anehnya tiba2 ketemu-_-). Meng-klik contact dan search "Enyak :)", aku klik tombol hijau, dan memberikannya entah kepada siapa.
Sejak tabrakan tadi, aku pingsan. Aku baru pertama kali pingsan. Rasanya seperti kamu tidur dirumah dan bermimpi tentang kejadian tadi, seperti... mengigau. Aku lihat, kerudungku yang tadinya berwarna putih, kini menjadi merah. Mama..
***
Terbangun. Aku sudah di infus dan bidadari terindah datang dan menggenggam tangan kiriku, di dampingi oleh malaikatnya. Saat aku terbangun total, aku baru dijahit. Kalian tahu? aku dijahit 29 jahitan di mulut (lidah) dan 5 jahitan di leher. Lidahku robek, waktu terjatuh aku menggigit lidahku dan aku terbentur stang.
***
16 Agustus 2012..
Hari pertamaku menjalani dengan lidah seperti ini.. Sekaligus, hari ini adalah hari ulang-tahun idolaku GREYSON CHANCE.
Pagi jam delapanan. Aku stand-by di twitter dan mengucapkan selamat ulang-tahun yang ke 15 kepada idolaku. Banjir mention! semua turut berduka dan berdoa untukku agar aku cepat sembuh. (Ya Alloh, jadikanlah mereka teman-temanku disurga nanti, pertemukanlah kami. Aku menyayangi mereka.)
***
Aku menangis dalam doa, seringsekali aku mempermainkan DIA akhir-akhir ini. Ya, aku sering mengundur-undur baca Quran.. seperti ini.. "Baca Qurannya nanti saja ya? pas Magrib. Entar kalau magrib Meikha bacanya 2 kali lipat deh.." Nyatanya? aku tidak melakukan! aku lupa! Aku munafik! Munafik! :'( Lupa ga baca Al-Quran dalam 2 hari, aku cuma baca 3 kali lipat :'(, harusnya kan 6 kali lipat. Aku membaca 3 kali lipat karena alasan banyak hal yang harus aku kerjakan :'(. Ya Alloh yang Maha Penerima Taubat dan Pemaaf.. Maafkan hambaMU yang munafik ini.. Maafkan hamba.. Hamba selalu membuat janji tapi tak pernah ditaati.. maafkan hamba.. Maaf, hamba tidak mandiri! hamba tak tahu diri! harus diperingatkan dulu baru bisa sadar. Maaf :'( Semoga dengan kejadian ini hamba tidak mengulanginya lagi. Aamiin..
Aku menangis melihat kedua orang-tuaku. Betapa menyulitkannya aku jadi anak, membuat Ayah dan Ibu harus membayar semua ini. Mereka mengganti kerugian mobil angkot yang aku tabrak, (Tukang angkotnya baik banget, dia yg nyelamatin aku. Kami berdamai, tapi polisi jug2 riweuh, Angkot sama motor aku di sita.) membayar perawatan yang aku butuhkan, obat, dan scan kepala.. Mama ayah.. maaf.. teteh selalu ngerepotin kalian.. Maafin teteh yang ngabisin uang mama sama ayah hanya untuk ulah teteh.. Maaf. Maaf.. teteh akhir-akhir ini nge-down dan males belajar.. Maaf kalau teteh ga berguna buat keluarga ini. Maaf.. teteh takut berjanji.. Tapi teteh InsyaAllah bakal mencoba buat belajar dan menjadi sukses, biar teteh bisa ngegantiin kerugian mama sama ayah dalam kejadian ini dan lainnya. Ya Alloh, hambaMU yang rendah derajatnya ini, meminta pertolonganMU.. Irhamna Ya Alloh.. Mama ayah, teteh sayang ayah :') Terimakasih banyak karena telah merawat teteh sampai sekarang :')
Kondisiku sekarang susah sekali untuk berbicara. Jika aku tiba-tiba bisu bagaimana, temanku? apa kalian akan menjauhi ku? apa kalian akan bertahan dan membelaku? Apa kalian akan bertahan dengan orang yang perkataannya sulit di mengerti sepertiku? Aku yakin kalian akan bertahan.. karena kalian orang terhebat dan berhati yang pernah aku milikki, aku lebih menyayangi kalian. Kita sudah seperti keluarga bukan? aku mohon berkatalah "iya" karena aku tak ingin jauh dari kalian. Aku ingin dengar kalau kalian tak akan menjauh dari kehidupanku.. meskipun dengan kondisiku yang sekarang cacat.
Terimakasih ya Alloh ya Tuhanku.. Aku bersyukur, meski dengan kondisiku seperti ini.. Engkau mengizinkanku melihat wajah-wajah yang aku cintai. Ya Alloh, terimakasih engkau telah memperingati aku yang keras kepala ini.. Ya Alloh, semoga kejadian ini bisa membuat aku lebih sabar, lebih baik, dan dosa-dosaku terhapus karena aku bisa bersabar. Ya Alloh, semoga kejadian ini bisa membuat imanku stabil, tidak nak turun lagi. Ya Alloh, semoga kejadian ini, bisa menjadikan aku lebih dekat denganmu.. dan semoga kejadian ini bisa membuat aku sadar dan mencairkan hatiku yang keras. Aamiin Ya Alloh yang Maha Pengabul Doa.
Sembuhkan aku ya Alloh yang Maha Berkehendak, agar aku bisa solat normal kembali. Aamiin.
Aku dan 15 Agustus 2012
Selasa, 14 Agustus 2012
Belajar Bahasa Korea, yuukk!!
Posted on 00.00 by Perempuan Absurd
| No comments
Berikut ini saya mau membagikan cara praktis mempelajari tulisan Korea (aksara Hangul). Sebuah karakter Hangul disusun dari 2 atau lebih unit. Unit tersebut terdiri dari beberapa konsonan dan vokal, yaitu:
14 konsonan dasar + 5 konsonan ganda
6 vokal dasar + 15 turunannya (+i, +y, +w)
Cara penyusunan unit-unit tersebut umumnya atas→bawah, atau atas→kanan→bawah. Supaya lebih jelas, silakan lihat gambar di bawah ini:
Dari gambar di atas, perhatikan juga bahwa ada beberapa konsonan yang akan berubah bunyinya jika ditaruh di bawah (final), antara lain:
Pengucapan konsonan pada Hangul mirip dengan konsonan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk vokalnya, perhatikan contoh penulisan bahasa Indonesia menggunakan tulisan Hangul di bawah ini:
Sebagai latihan, silakan baca beberapa kalimat dasar berikut ini:
안녕하세요
= hai!
당신은 아름답습니다
= kamu cantik
저는 [____] 입니다
= nama saya [____]
감사합니다
= terima kasih
14 konsonan dasar + 5 konsonan ganda
| ㄱ | ㄴ | ㄷ | ㄹ | ㅁ | ㅂ | ㅅ | ㅇ | ㅈ | ㅊ | ㅋ | ㅌ | ㅍ | ㅎ |
| g | n | d | r | m | b | s | - | j | ch | k | t | p | h |
| ㄲ | ㄸ | ㅃ | ㅆ | ㅉ | |||||||||
| kk | tt | pp | ss | jj |
6 vokal dasar + 15 turunannya (+i, +y, +w)
| ㅏ | ㅓ | ㅗ | ㅜ | ㅡ | ㅣ | ㅐ | ㅔ | ㅚ | ㅟ | ㅢ | |
| a | eo | o | u | eu | i | ae | e | oe | wi | ui | |
| ㅑ | ㅕ | ㅛ | ㅠ | ㅒ | ㅖ | ||||||
| ya | yeo | yo | yu | yae | ye | ||||||
| ㅘ | ㅝ | ㅙ | ㅞ | ||||||||
| wa | wo | wae | we |
Cara penyusunan unit-unit tersebut umumnya atas→bawah, atau atas→kanan→bawah. Supaya lebih jelas, silakan lihat gambar di bawah ini:
![]() |
| Penempatan unit tulisan Hangul - © Wikimedia |
Dari gambar di atas, perhatikan juga bahwa ada beberapa konsonan yang akan berubah bunyinya jika ditaruh di bawah (final), antara lain:
- ㄹ: dari 'r' jadi 'l'
- ㅇ : dari tanpa suara jadi 'ng'
- ㅅ : dari 's' jadi 't'
Pengucapan konsonan pada Hangul mirip dengan konsonan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk vokalnya, perhatikan contoh penulisan bahasa Indonesia menggunakan tulisan Hangul di bawah ini:
| ㅓ | eo | gosong | 거성 |
| ㅗ | o | otomatis | 오토마티스 |
| ㅡ | eu | emas | 으마스 |
| ㅐ | ae | estetika | 애스테티카 |
| ㅔ | e | emansipasi | 에만시파시 |
Sebagai latihan, silakan baca beberapa kalimat dasar berikut ini:
안녕하세요
= hai!
당신은 아름답습니다
= kamu cantik
저는 [____] 입니다
= nama saya [____]
감사합니다
= terima kasih
Sabtu, 21 Juli 2012
10 Ciri-ciri Pribadi Muslim Sejati
Posted on 19.55 by Perempuan Absurd
| No comments
- Aqidah yang bersih
- Ibadah yang benar
- Akhlak yang kokoh
- Kekuatan Jasmani
- Intelek dalam berfikir
- Dapat melawan hawa nafsu
- Dapat mengatur waktu
- Teratur dalam segala urusan
- Mandiri dari segi ekonomi
- Bermanfaat bagi orang lain.
Langganan:
Postingan (Atom)










